Jumat, 13 April 2012

Taj Mahal India, 3-6 Agustus 2011 Part 2

Oke, setelah makan siang terus ibuku sholat kita langsung capcus ke Agra Fort, sekitar 2.5 km ke arah utara dari Taj Mahal, konon Shah Jahan mengawasi pembangunan Taj Mahal itu dari Agra Fort....sambil leyeh-leyeh di harem, berbantal bulu, ditemani harem dan makanan serta hiburan yang tak habis-habisnya. (yang terakhir ngarang ya.....maapkan Shah..)
the gate
here come the Agra Fort
Kalo sejarah Agra Fort sendiri..googling aja kakaaa....yang jelas dari sinilah berlian kondang bambang Koh-I-Noor berasal. Belom tau berlian Koh I-Noor? Masyaallah!
Agra Fort sendiri dari bangunan bata merah yang sangat cantik dan tampak sangat terawat...betah deh berlama-lama disini.
introducing.....mom and daughter...#eh, salah fokus.
Bagian dalam dari Agra Fort juga terawat, tak ada orang yang berani buang sampah sembarangan. Catet.
bagian dalam Agra Fort
ruang tempat sultan menyampaikan pidato
Di bagian dalam ada halaman aka alun-alun yang sangat luas dan jaman dahulu kala dipakai oleh sultan untuk mengumpulkan rakyatnya dan menyampaikan pidatonya. Ruang tempat Sultan menyampaikan pidato sendiri merupakan ruang yang langit-langitnya seperti kipas....akustiknya diatur sedemikian rupa agar suara sang sultan bisa terdengar. Maklum dulu kan belom ada toa atau spiker ya nek.... Ini juga akal-akalan raja jaman dulu agar beliau terdengar hebat, powerful....lha ngomong aja bisa besar dan berwibawa gitu suaranya...jadi manusia setengah dewapun akan dialamatkan ke beliau. Ini bukan fitnah yaaa....tapi asli kata tour guide aku....hehehe.
Bagian atasnya sendiri diatur seperti istana dan bangunannya mirip dengan Taj Mahal...dibuat dari pualam. Ini adalah bangunan tambahan di Agra Fort. Tempat sang sultan melihat pembangunan Taj Mahal sambil....ah ya sudahlah.
detail yang mirip dengan Taj Mahal
bagian dalem lantai atas, nah air mancur ini dulu isinya air mawar yang harum,
kebayang romantisnya....#melamunjadiputri

 Tempat dilantai atas sendiri sungguh nyaman, tanpa bantal-bantal dan air mancur mawar dan dayang-dayang aja udah nyaman, bangunannya didesain menerima banyak angin dan karena terbuat dari pualam jadi adem. Aah, ditambah angin sepoi-sepoi jadi ngantuk deh...
Kita keliling sejenak di lantai atas sebelum meneruskan perjalanan menuju Fatehpur Sikri...sebelum turun kita layangkan dulu pandangan sejenak ke Taj Mahal yuuuk..

my last view of Taj Mahal from Agra Fort
Okey, setelah Agra Fort masih ada satu lagi tujuan kita di Agra yaitu Fatehpur Sikri, jadi setelah dijemput sopir kita capcus langsung ke arah luar kota. Sekitar 40 km dari kota Agra.
Fatehpur Sikri sendiri dibangun tahun 1500 M oleh Sikriwal Rajput Rajas sultan kesultanan Moghul, atau sultan Akbar. Beliau bermaksud memindahkan ibukota yang asalnya di Agra ke Fatehpur Sikri ini. Yang sayangnya karena masalah sering kebanjiran akhirnya kota ini cuman dipake 10 tahun saja dan ibukotanya pindah lagi ke Agra.....ahh klasik ya kakaaa.

Fatehpur Sikri
Bangunan Fatehpur Sikri sendiri terbuat dari bata merah seperti kebanyakkan bangunan kuno yang ada di India. Kotanya sendiri luas dan kebayang cantiknya dahulu kala....sayang ya tukang insinyurnya gagal memprediksi bahaya banjir.....#pecat aja Tan.
Yang menarik adalah...Sultan Akbar sendiri punya 3 istri yang berlainan agamanya....yaitu Hindu, Kristen dan Islam. Sehingga bangunan kaputren juga disana ada 3 yang masing-masing bangunannya disesuaikan dengan latar belakang agama masing-masing....oya, aku lupa nanya...selain istri resmi masih ada harem ngga yaaa....#penasaran.
salahsatu sudutnya
detail ukiran
And here we go, the palace for the wives :

pintu masuk kaputren istri kristen
pintu masuk kaputren istri muslim
kaputren istri hindu aka istri kesayangan
sebuah detail pilar di kaputren istri hindu
Oya, di Fatehpur Sikri kita masih menemukan banyak pengemis dijalan menuju lokasi, tour guide kita sudah wanti-wanti just ignore everything. Jadi ketika mereka berteriak "madaaaam, give me ringgit" kita cuek aja. Padahal dalam hati ingin teriak.. enak aje loe....loe kira gue malaysian. apa..hehehe.
Tour guide kita menawarkan diri untuk mengantar kita belanja cendera mata berupa ukiran marble seperti yang ada di Taj Mahal, dan dengan terpaksa kita tolak mentah-mentah. Takut kepincut, nanti berat bawaannya.
Akhirnya kita berhenti di sebuah toko oleh-oleh dan mamahku memberi beberapa cendera mata dan kain sari India...aku sih pake kesempatan ini buat belajar pake kain sari yang ternyata gampang banget ya nek...cuman dibelit-belit aja.
udah kayak karisma kapoor ngga?? hehehe.
Selesai belanja kita di drop ke sebuah hotel bintang 5, yg sayang aku lupa namanya buat menikmati teh. Mamah sendiri langsung minta makan saja soalnya di KA pasti gak akan bisa makan teringat pengalaman buruk tadi pagi. Jam 7 malam, selesai makan kita diantar ke stasiun, kemudian KA berangkat jam 8 malam.
Jam 10 malam sampailah kita di New Delhi dan si pegawai tour travel yang bujug gantengnya sudah setia menunggu. Ternyata ya...New Delhi itu tengah malem jalanan tetap macet, jadi perjalanan kita memakan waktu yang lumayan lama....yang lucu ketika kita antri di tol, makanan yang dijajakan di India itu ternyata....kelapa! benar-benar kelapa buat diparut....dan mereka enak banget ngemil kelapa itu. Gak takut kremian ya mereka....hehehe.
Tepat sebelum sampai hotel tiba-tiba si ganteng menyalakan lampu dan memberikan hadiah kejutan buat mamahku.....huaaaa terharunya...sampai pengen nangis bombay. Ternyata mereka perhatian banget yaaaa. Udah ganteng, baik pula. Aaah, I love Indian men.....#lirik Shahrukh Khan
Hampir tengah malam ketika kita tidur, untungnya besoknya kita nyantai karena tour selanjutnya esok hari mulai jam 9 pagi.....jadi lanjut besok pagi yaaa...Zzzzzz.
Oya buat yang penasaran sama si ganteng....here's the contact..
Mr. Anuj Kumar Dwivedi
mobile : +91 9711416269. Status : Single. Age : Berondong. Pic : I keep it myself....hehehe.

Esoknya.....
Pagi hari setelah mandi kita sarapan di hotel...akhirnya bisa makan enak deh setelah pengalaman buruk di Agra....kan kalo sarapan di hotel pasti itu-itu aja kan? Udah kenal maksudnya hehehe.
Selesai sarapan, jam 9 kurang 10 kita sudah duduk manis di lobby. Yang lucu ketika tour guide kita datang, yang dia samperin adalah orang-orang yang berpakaian khas turis. Maksudku celana kargo, kaos, sepatu keds, dan tas selempang plus topi pula....kita dilewat aja tuh...sampai akhirnya karena gak ada lagi dia nyamperin kita....are you miss Vivi? yups that's me! hihihi....kaget ya liat kita yang rapi jali kayak mau ke mall?
Oke setelah ketemu kita capcus ke tujuan pertama kita Qutub Minar.
Qutub Minar adalah bangunan yang tingginya sekitar 72,5 m....lumayan tinggi dan keliatan dari seluruh penjuru New Delhi.

selamat pagi......#smile
Qutub Minar dibuat sekitar tahun 1192 atas perintah dari Qutd-Ud-Din Aibak. Material untuk pembuatan mesjid ini diambil dari hasil meruntuhkan sekitar 27 kuil Hindu....makanya tak heran banyak patung-patung Hindu di sekitar mesjid tapi tanpa kepala karena di penggal.
Tinggi monumen ini 234 kaki atau sekitar 72.5 meter....lebih tinggi dibanding pagoda di Beijing maupun menara Pisa di Itali. Didalamnya sendiri terdiri dari 379 tangga untuk sampai puncaknya. Menurut tour guideku dulu kita boleh naik sampai puncak (kalo kuat) tapi kemudian dilarang sejak ada rombongan anak SD yang mencoba naik sampai puncak menara. Nah si anak yg berada paling atas terpeleset dan jatuh dan akhirnya menimpa semua anak yang ikut naik ketika itu. Karena tragedi itulah akhirnya menara terlarang untuk dinaiki.
petunjuk arahnya aja udah lucu yaaa...

Qutub Minar #abaikan emak-anak narsis ini

salahsatu sudut Qutub Minar
is it a nurse? #gak pake ngesot
mesjid yang masih aktif digunakan
baca sendiri ya.....
Nah tepat disebrang Qutub Minar ada bakal menara yang gak jadi diteruskan pembangunannya karena sang Sultan Alai-ddin yang berencana membangun menara yang lebih tinggi dari Qutub Minar keburu wafat sehingga akhirnya terbengkalai....tuh, makanya jangan suka panasan ya...liat yg tinggi pengen lebih tinggi lagi.
see.....tepat dibelakang miss narsis
panoramic view

Oke, setelah di Qutub Minar tujuan kita selanjutnya adalah Laksmi Narayan Temple...sayangnya kita gak diijinkan bawa kamera ke dalam kuilnya, bahkan sepatupun harus dilepas. Satu hal yang aku ingat benar di kuil ini adalah ketika melihat patung-patung Hindu yang dewa-dewanya bertangan 4 sang tour guideku berkata bahwa Dewa harus dibuat demikian (bertangan 4) agar kelihatan lebih superpower dibanding manusia, bahkan kendaraannya juga macan biar kelihatan perkasa...ohh...oke deh...hehehe.
Lanjut setelah itu kita ke Jama Masjid ...mesjid terbesar di India, dan sayangnya karena ternyata letaknya ditengah pasar kita ngeper mau turun dan akhirnya memutuskan gak usah turun dan hanya lihat dari luar saja....ramenya itu lho...kayak pasar baru Bandung pas mau lebaran...weleh..weleh.
Oke....next adalah India Gate...monumen peringatan untuk pahlawan-pahlawan India yang meninggal ketika perang dunia....nah, karena hujan besar kita gak turun juga...takut basah. Maklum banci tampil dan banci kamera, takut keliatan lepek...hehehe.
India Gate...gak indah ya fotonya..maklum moto dari mobil ...#whew
Setelah India Gate yang kita cuman puterin aja saatnya kita kini ke Parliament Housenya India....gedung DPR/MPRnya ya nek....dan gedungnya itu lucu banget lhoo...masih berwarna merah bata, dan karena tempatnya bagus akhirnya jadi tempat tujuan turis deh, gak kayak gedung DPR/MPR kita yang di pagarin tinggi.
And here's the pics :


gak tahan liat inspektur Vijay nganggur.....foto yuuuukk

mom and lovely daughter #muji ndiri

Sekitar jam 1 siang tour kita selesai....dan kita langsung minta diantar ke hotel.
Nah tepat disamping hotel Ibis Gurgaon ada mall yg baru buka, jadi kita memutuskan untuk makan di mall saja karena sekilas kita lihat ada......McD!!! hahahaha.....akhirnya jalan kaki kita ke situ karena deket banget cuman kehalang jalan kecil.
Yang lucu ketika pesan....mamah pengen nasi putih jadi aku minta steam rice sama french fries buatku. ketika pesen nasi aku jelas bilang steam rice....terus waitressnya bilang ok...do you want the gravy on the rice or not? Gravy? koq pake gravy seeeh?? no, i want steam rice, just steam rice....terus dia jawab lagi ok, I just put the gravy on the pot? Hhaaahh...ah ya sudahlah daripada ribut nurut aja. Udah gitu rame banget sama orang yg mau makan akhiran kita nurut aja.
Dan ternyata ya...steam rice versi India itu nasi kuning pake kismis sama ada kuahnya yg ditaruh di pot kecil....hehehehe....terus french friesnya juga ternyata pake kuning-kuning gitu....rada bau kari...dan sambelnya manis asem gak cocok di lidah....jadi makan ayamnya aja deh yang rasanya standar.

Pelajaran no 7.......Bawa sambel ABC sachet is a must!

Di lantai dasar mall itu ada supermarket yg bagus...kelas Sogo kali ya. Dan koleksinya lengkap. Bingo!! beli teh buat oleh-oleh disitu deh.
Sesorean kita di mall...dan jam 6 sore setelah mandi kita check out karena pesawat kita jam 10 malam. Pesen taksi lama akhirnya kita pake mobil hotel yang walau lebih mahal dari taksi kemaren kita ambil aja deh daripada telat ke airport. Oya, si supir mobil ini rupanya muslim jadi ketika melihat ibuku yg kerudungan mulailah dia ngajak ngobrol yang intinya dia harus mengumpulkan uang buat adik perempuannya menikah karena di India perempuan yg harus memberi mas kawin....kemudian dia cerita ada turis yg ngasih ke dia USD 1000 karena mendengar kisahnya itu....... Jleb!! gak di India gak di Phuket ketemu yg begini yaa...kalo dulu di Phuket pengayuh kano kita yg cerita kalo orang tuanya terbawa tsunami dan ada turis Indonesia ngasih USD 600....emang mau manasin ya mas...ahh gak kena.
Jadi ketika kita sampai di airport dan dia minta sumbangan buat adiknya saya kasih tips aja secukupnya sambil bilang it's none of our business wewww!!!
Masuk bandara crowded banget dan untungnya yang business class antriannya pendek jadi kita masuk bandara lebih cepat....oya pemeriksaan disini rada lebay jadi jangan ada yang ketinggalan sedikit aja. Aku pas check in di Airasia dikasih tag buat hand carry dan kata petugas check in Airasia handbag gak usah dikasih ternyata di imigrasi.....catet imigrasi!! jadi masalah....handbag harus ada tag nya jadinya aku minta petugas distu (daripada ke depan lagi) dengan sedikit rayuan tentunya hehehe dan dikasih tag Cathay walaupun kita naik Airasia itu juga dia gak tau nemu dimana, orang ambilnya aja di tempat sampah.
Airport Indira Gandhi sendiri besaaar banget, untungnya petugasnya baik-baik dan kita ditawarin naik mobil airport.....setengah dipaksa sebenarnya oleh petugas yg ngotot kalo gate kita jauh....padahal kita maunya jalan....duh emang Indian men romantis kali ya...helpfull banget sampai depan gate aja kita masih dibantuin bawain tas dan dirayu dengan perkataan we are very lucky a beautiful lady like you want to visit us......cuiitt...cuiitt...cuuiwww......meleleh gak seeeeehh......xixixixi....#ganjen.
Penerbangan ke KL sendiri lancar, kita tidur nyenyak dengan flat bed seatnya Airasia X premium. Jam 4 dibangunkan pramugari untuk sahur dan aku sendiri cuci muka, sikat gigi, lap-lap dan ganti baju...terus dandan deh....pantang mati gaya pokoknya hahaha.

my happy mom
Sampai KL jam 6 pagi, terus kita langsung capcus ke airport karena penerbangan kita ke Jakarta jam....7!!
Hehehehe....waktu pesan tiket emang tiket jam 7 ini murah banget...cuman 300 ribu buat 2 orang jadinya aku beli, walau orang airasia wanti-wanti bilang gak akan keburu. Pikirku kalo delay ya sudah beli lagi pesawat berikutnya yg jam 9.30...toh cuman 300 ribu, tapi kalo keburu kan enak gak usah nunggu lama.
Alhasil ketika pesawat sampai jam 5.45 senengnya bukan main karena pikirku keburu pesawat jam 7...dengan gagah kita naik ke imigrasi daaaaan ternyata penuhnya minta ampun. Mungkin ada 3 pesawat dateng sebelum kita. Kalo ngantri wasalam deh gak mungkin cukup 1 jam....akhirnya aku ke kantor imigrasi aja....dan horeeeee dicap di kantornya sehingga kita langsung keluar lewat pintu petugas sambil dadah-dadah sama penumpang lain yang lagi antri (yg ini lebay sih).
Dipikir-pikir kasian mamahku yaa....diajak jalan ala preman. Pas sebelum berangkat shock karena terancam gak bisa pergi ke New Delhi....pas pulang diajak setengah lari ke imigrasi terus ngikutin aku yg maksa-maksa minta dicap ke imigrasi.....duh mamah maapkan anakmu yang entah darimana mewarisi darah preman.....kata mamah...dari aku soalnya dia lagi mahasiswi juga badung qiqiqiqiqq.
Jam 6.30 kita sudah duduk manis nunggu boarding...dan tepat waktu jam 7 take off....kenangan di New Delhi tidak akan terlupakan. Begitu banyak kenangan manis buat kita berdua....dan kami akhirnya bersumpah bahwa ritual ini akan diteruskan setiap tahun. Pas mamah ulang tahun, kita akan pergi berdua...ketika berdua itu kita merasa begitu dekat, ngobrol bebas dan cekikikan bersama. Indaaaahhh sekali. Aaahh tak sabar menunggu tahun depan ke China ya mah.....*hugs mamah*
Tentang India sendiri....well, I fall in love with this country....they maybe jorok...tapi ada banyak keindahan disana......They maybe crowded....bayangin aja supir bajaj di Jakarta dan apparently...semua supir di India adalah...supir bajaj!!...mau mobilnya mercy tetep aja nyupirnya ala supir bajaj.....sampe tour guideku nantang aku nyupir disana yang aku jawab....makasih banyak....hehehe....they maybe noisy....klakson kayaknya gak brenti-brenti dipencet deh.....sampe aku bilang ke tour guideku kalo di India kayaknya spare part mobil yg pertama rusak pasti klakson.....yang dia jawab....yes indeed....tapi begitu banyak hidden beauty yang mereka punya...... Aku gak bosan dengan Taj Mahal, New Delhi.....
Mungkin next time kita ke utara India....penduduknya ramah dan aku....entah mengapa disukai Indian men....huhuuuyy jadi inget pengalaman taun 1998 dikejar-kejar India di Singapore minta kenalan, sampe harus setengah nyeret pacarku ketika itu lari ke taksi hihihihi.
So India........and Indian men...wait for me for my next visit to your contry.
Xoxo.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar